Selamat datang diblog download film-film terbaru 2017-2018, Silahkan download sepuasnya gan. . . "Jangan lupa ikuti Budi Studio di media sosial ya guys"
"Perlu diketahui, File download yang terdapat pada blog ini didapatkan dari web pencarian di internet. Admin tidak menyimpan file-file tersebut di server sendiri dan Admin hanya menempelkan link-link tersebut di blog ini.
Home » , » Cara Mewarnai Kulit (Menggunakan Cuka dan Logam Berkarat)

Cara Mewarnai Kulit (Menggunakan Cuka dan Logam Berkarat)

Posted by Budi Studio on Saturday, April 22, 2017



1 Gunakan cuka dan logam berkarat untuk menghitamkan bahan kulit. Cara kuno yang disebut sebagai vinegaroon ini murah dan mudah digunakan untuk mewarnai bahan kulit secara permanen menjadi hitam. Warna yang dihasilkan tidak akan luntur ke pakaian atau jari. Selain itu, Anda bisa menyimpan sisanya untuk digunakan lagi nanti.

  • Cara ini paling bagus digunakan pada bahan kulit nabati (atau bahan kulit antique pit-tanned). Jika sudah berwarna, bahan kulit mungkin telah dikunci dan diwarnai dengan proses chrome-tanned sehingga cara ini tidak akan memberikan hasil yang bagus.


2 Tentukan sumber karat. Anda boleh menggunakan paku besi, serpihan besi, atau bahan apa saja yang akan berkarat (dan idealnya sudah mulai berkarat). Serat baja adalah salah satu pilihan yang paling cepat digunakan karena dapat dipisahkan menjadi serpihan-serpihan kecil. Hanya saja, serat baja memiliki lapisan minyak yang mencegahnya berkarat. Angkat lapisan minyak pada serat baja terlebih dahulu dengan merendamnya di dalam aseton, kemudian memeras dan membiarkannya hingga mengering sempurna.
  • Aseton dapat mengiritasi kulit. Penggunaan aseton sesekali seharusnya tidak menyebabkan masalah jangka panjang. Namun sebaiknya, kenakan sarung tangan lateks.



3 Hangatkan cuka. Panaskan sekitar 2 liter cuka atau cuka apel hingga cukup hangat dan tidak terlalu panas saat disentuh. Kembalikan ke dalam wadah aslinya, atau ke dalam wadah yang mudah digunakan.



4 Masukkan logam ke dalam cuka. Lama-kelamaan, karat (besi oksida) akan bereaksi dengan cuka (asam asetat). Hasilnya adalah ferri asetat yang akan bereaksi dengan tanin dan dapat mewarnai bahan kulit.
  • Jumlah besi yang perlu ditambahkan bergantung pada kadar cuka. Cara terbaik memperkirakannya adalah memasukkan logam dalam jumlah banyak sekaligus (30 batang paku, sebagai acuan), kemudian terus menambahkan logam hingga berhenti melarut.


5 Biarkan cuka dalam ruangan hangat dan berventilasi lancar selama paling tidak satu minggu. Buat lubang pada tutup wadah cuka agar gas di dalamnya dapat mengalir keluar, atau wadah ini akan meledak. Tutup wadah cuka dan biarkan selama satu atau dua minggu dalam ruangan hangat. Larutan vinegaroon siap digunakan jika besi telah larut dan aroma cukanya menghilang.
  • Jika aroma cuka masih kuat, tambahkan besi lagi ke dalamnya. Jika masih ada besi dalamnya, panaskan larutan cuka di atas kompor untuk mempercepat reaksinya.
  • Setelah nyaris seluruh asam asetatnya hilang, besi yang tersisa akan berkarat secara normal dan mengubah larutan menjadi kemerahan. Pada saat inilah Anda boleh membuka tutup wadah selama beberapa hari untuk membantu menguapkan sisa asam asetat hingga habis.



6 Saring larutan. Tuangkan larutan melalui lapisan tisu atau penyaring kopi berulang-ulang hingga bebas dari serpihan.



7 Rendam bahan kulit dalam larutan teh hitam. Seduh teh hitam ekstra kental, kemudian biarkan mendingin. Rendam bahan kulit dalam larutan teh agar menyerap tanin. Tanin akan memperkuat efek vinegaroon dan membantu mencegah keretakan.
  • Perajin kulit profesional terkadang menggunakan asam tanat atau ekstrak logwood sebagai pengganti teh.


8 Rendam bahan kulit dalam larutan vinegaroon selama 30 menit. Cairan ini akan meresap ke dalam lapisan kulit dan menghasilkan warna permanen. Jangan kaget jika warnanya tampak abu-abu atau kebiruan karena warna ini akan semakin menghitam selama proses berlangsung, dan menggelap setelah diberi minyak.
  • Cobalah menguji bahan kulit yang sama atau sudutnya terlebih dahulu. Jika bahan kulit itu retak setelah beberapa hari, encerkan larutan vinegaroon dengan air kemudian cobalah kembali.


9 Netralkan bahan kulit dengan larutan soda kue. Campurkan 3 sendok makan (45 ml) soda kue dalam 1 liter air. Jenuhi bahan kulit dengan larutan ini, kemudian bilas dengan air bersih. Larutan ini akan menetralkan asam dari larutan cuka agar bahan kulit tidak terurai setelahnya.


10 Lembapkan bahan kulit dengan minyak. Selagi bahan kulit masih lembap, usapkan minyak yang Anda suka ke seluruh permukaannya. Anda mungkin perlu mengoleskan dua lapisan minyak untuk melembapkan kulit dengan sempurna. Pilihlah minyak yang sesuai dengan mengujinya pada sebagian kecil bahan kulit terlebih dahulu.



Cara Download : Klik link download tunggu 5 detik, selanjutnya klik lewati



Previous
« Prev Post